Sahabat dan Pembaca,

Tulisan berikut ini merupakan tips labeling variabel (memberi label terhadap variabel) yang memiliki skala numerik (angka, bukan text/string). Sering dalam pemanfaatan data susenas kita hanya tahu bahwa variabel propinsi di simpan dalam nama variabel (field) b1r1 atau k1r1. Pada saat ingin di Olah per Propinsi maka akan susah bagi orang yang awam dengan Kode Wilayah Propinsi BPS untuk mengetahuinya. Labeling dalam tulisan ini membantu permasalahan tersebut.

Langkah-langkah yang dapat anda lakukan (untuk data susenas 2004) adalah:

  1. Buka File Data Susenas di lokasi anda menyimpan
  2. Masukkan syntax berikut ini ke dalam do editor Stata

use ssn04_rt.dta, clear
gen propinsi=b1r1
lab var propinsi “Propinsi”
lab def propinsi 11 “NAD” /*
*/ 12 “Sumatera Utara” /*
*/ 13 “Sumatera Barat” /*
*/ 14 “Riau” /*
*/ 15 “Jambi” /*
*/ 16 “Sumatera Selatan” /*
*/ 17 “Bengkulu” /*
*/ 18 “Lampung” /*
*/ 19 “Bangka Belitung” /*
*/ 31 “D K I  Jakarta” /*
*/ 32 “Jawa Barat” /*
*/ 33 “Jawa Tengah” /*
*/ 34 “D I Yogyakarta” /*
*/ 35 “Jawa Timur” /*
*/ 36 “Banten” /*
*/ 51 “Bali” /*
*/ 52 “NTB” /*
*/ 53 “NTT” /*
*/ 61 “Kalimantan Barat” /*
*/ 62 “Kalimantan Tengah” /*
*/ 63 “Kalimantan Selatan” /*
*/ 64 “Kalimantan Timur” /*
*/ 71 “Sulawesi Utara” /*
*/ 72 “Sulawesi Tengah “/*
*/ 73 “Sulawesi Selatan” /*
*/ 74 “Sulawesi Tenggara” /*
*/ 75 “Gorontalo” /*
*/ 81 “Maluku” /*
*/ 82 “Maluku  Utara” /*
*/ 91 “Papua”, modify
lab val propinsi propinsi

nah dengan syntax (perintah) sederhana tersebut maka anda tidak lagi meraba-raba nilai kode 34 untuk wilayah mana, tetapi angsung akan ditampilkan Yogyakarta. Jika anda lakukan perintah tabulasi untuk propinsi akan memberikan value label yang sesuai dengan labeling yang sudah di definisikan tersebut di atas..

Semoga bermanfaat, silahkan di praktekkan.

Salam